Coba sebutkan satu merek HP terbaik versi kalian! Saya yakin jawaban kalian akan bervariasi dan mungkin akan menimbulkan sedikit polemik.
Akan tetapi, kalau Saya ganti pertanyaannya apa sih HP termahal ketika ini?, pasti kalian akan dengan tegas dan lantang menjawab iPhone yang diproduksi oleh Apple.
Seandainya mahal, kenapa telpon seluler yang satu ini laris manis di pasaran? Mengapa pengguna iPhone tidak mau untuk berganti HP Android yang lebih bervariasi (dan murah, tentunya)?
Oh, iPhone. Telpon yang satu ini memang senantiasa menarik untuk diperbincangkan, didiskusikan, di-bully, sampai dijadikan memenya.
Kadang dipuja setengah mati, tapi tak jarang pula dicaci. Sering disebut sebagai inovasi terbesar tahun ini, tapi memperkenalkan fitur dual sim dengan bangga di tahun 2018.
Kadang inovasi yang diberikan akan menjadi bahan lelucon, meskipun produsen HP lainnya pada akhirnya mengekor di belakang.
Maka tidak salah kalau banyak pengguna iPhone yang menunjukan loyalitasnya dengan konsisten bertahan memakai iPhone, tidak peduli apapun kata orang.
Apa alasan pengguna iPhone tidak mau berpindah hati ke HP Android? Simak ulasan Saya selengkapnya di bawah ini!
BACA : Nasib HP Jadul Setelah tidak di Gunakan Lagi

Untuk permasalahan yang satu ini, kamu enggak perlu meragukan iPhone. Meskipun iPhone masih bisa disusupi virus, namun iPhone memang diketahui lebih aman dari HP Android.
Hal ini didukung oleh ketatnya pengawasan Apple terhadap aplikasi-aplikasi yang berada di dalam App Store, sehingga Kesempatan menyebarnya malware berbahaya kian sempit.
Tingkat keamanan HP-nya pun dapat membikin kita dapat bernapas lega, mulai dari sensor sidik jari sampai Face ID yang ada di seri iPhone X.
Walaupun dalam beberapa kasus, iCloud milik Apple sering kali kali dibobol oleh hacker dan banyak selebritis Hollywood yang menjadi korbannya.
Pendiri Apple, Steve Jobs, adalah jenis orang yang cukup control freak, termasuk bagaimana ia membangun ekosistem Apple untuk penggunanya.
Ia adalah seorang perfeksionis yang berharap menyelaraskan antar perangkat Apple dengan mudah, sehingga pengguna tidak akan merasa kesusahan memindah file ataupun kegiatan lainnya.
Integrasi yang dimiliki perangkat Apple memang di atas rata-rata, baik iPhone, MacBook, iPad, sampai Apple Watch.
Umpamanya, kamu dapat menghubungkan iPhone ke laptop MacBook yang kamu miliki dengan mudah untuk memindahkan foto atau sinkronisasi nyanyian.

Jika dibandingkan dengan Android, sebenarnya antarmuka yang dimiliki oleh iPhone amat mudah untuk dipahami dan digunakan.
Semenjak rilis pertama kali pada tahun 2008, iPhone senantiasa menempatkan aplikasi-aplikasinya langsung di menu utama tanpa perlu menekan tombol tambahan.
Selain itu, iOS yang terdapat pada iPhone juga familiar sebab selalu kelihatan sesederhana mungkin agar tidak membingungkan pengguna.
Kecuali itu, biasanya satu HP iPhone akan terus mendapatkan update iOS sampai 5 tahun ke depan. Android mana dapat?
Meskipun dianggap mempunyai spesifikasi di bawah HP-HP Android, buktinya kinerja yang dimiliki oleh iPhone tidak pernah mengecewakan.
Hal ini terjadi karena Apple mampu mengembangkan spesifikasi yang ada dengan metode operasi iOS yang mereka pakai.
Bandingkan dengan Android yang harus menyesuaikan diri dengan banyak produsen telpon seluler di luar sana.
Ini juga yang menjadi salah satu alasan kenapa Instastory di iPhone selalu lebih baik dari HP Android.
Selain kinerja yang dapat diandalkan, salah satu kelebihan yang dimiliki oleh iPhone adalah kamera yang dimilikinya.
Meskipun ada beberapa produsen yang menyempurnakan kamera milik mereka, iPhone selalu berada di deretan HP-HP dengan kamera terbaik.
Oleh karena itu, ketika ada sesi foto bersama sahabat-sahabat, seringkali HP iPhone lah yang dicari agar mendapatkan hasil foto terbaik.